MENABUR DI MASA SUKAR

Jum'at,22 Januari 2021

BACAAN ALKITAB HARI INI

Kejadian 26:15-22

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Daniel 8

AYAT HAFALAN

Kejadian 8:22

RENUNGAN INSPIRASI

Ishak merupakan ahli waris dan perjanjian berkat antara perjanjian Allah dengan Abraham, ayahnya. Kendati demikian, bukan berarti Ishak tidak mengalami kesulitan. Ishak pun diperhadapkan dengan kesukaran. Kala itu terjadi kelaparan, maka Ishak dan istrinya hendak mengungsi ke Mesir namun dicegah oleh Allah. Allah menyuruhnya untuk menetap di Gerar sebagai orang asing. Di sana Ishak menjalani kehidupan dengan berbagai kondisi yang tidak menentu. Hanya saja, kesulitan itu tidak menghalangi Ishak untuk melakukan sesuatu, yaitu menabur. Alkitab memberitahu, "Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN." Kita mendapati bahwa dalam berbagai kesukaran, Allah menepati janji-Nya untuk memberkati Ishak.

Hal menabur yang dilakukan oleh Ishak menjadi simbol bagi kita di masa-masa sekarang ini. Sepanjang tahun yang lalu, seluruh dunia termasuk kita mengalami badai yang cukup besar. Keadaan ini membuat tahun 2021 serasa berat, suram, dan penuh ketidakpastian. Meski akan diperhadapkan dengan berbagai situasi yang tidak menentu di depan sana, tetapi, marilah kita berkomitmen untuk menabur benih-benih yang baik sebagaimana yang dilakukan Ishak. Sesuai ayat firman hari ini, "Selama bumi masih ada, takkan berhenti-henti musim menabur dan menuai, dingin dan panas, kemarau dan hujan, siang dan malam." Artinya selama kita hidup, itu adalah kesempatan bagi kita menabur baik kepada Tuhan maupun kepada sesama. Perihal menabur ini, Rasul Paulus mengajarkan agar kita menabur benih yang akan menghasilkan tuaian hidup yang kekal dan bukan menabur benih kebinasaan. Tapi Rasul Paulus tidak berhenti sampai di situ, ia menekankan satu kepastian bahwa apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya. Itu sebabnya, janganlah jemu-jemu berbuat baik, karena akan datang waktunya kita akan menuai jika tidak menjadi lemah (Galatia 6:7-9). Marilah kita belajar melakukan sesuatu untuk Tuhan dan sesama sesuai dengan apa yang dikehendaki oleh Allah. Sudahkah kita menabur kebaikan seperti apa yang diajarkan oleh Yesus, menabur kasih lebih banyak, menabur berkat bagi sesama, menabur sesuatu untuk Tuhan melalui talenta dan pelayanan, dan berbagai hal yang dikehendaki-Nya? Selagi masih diberi kesempatan, maka teruslah menabur hal-hal yang baik! [RS]

REFLEKSI DIRI

1. Sudahkah Anda siap menabur di tahun baru ini? Apa yang hendak Anda tabur?
2. Mengapa kita perlu menabur sesuatu yang baik di dalam kehidupan ini?

POKOK DOA

Bapa di Sorga, terima kasih untuk kesempatan hidup yang masih Engkau anugerahkan. Selagi masih hidup, tolonglah aku untuk selalu menaburkan hal-hal yang baik dalam hidupku. Di dalam nama Tuhan Yesus, aku berdoa, Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Selagi kita masih diberi kehidupan, teruslah menabur hal-hal yang mulia untuk kemuliaan nama-Nya dan sesama kita.

HIKMAT HARI INI

“Jangan menilai setiap hari dengan panen yang Anda tuai, tetapi dengan benih yang Anda tanam.” – Robert Louis Stevenson
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com