LET GO OF OUR BITTERNESS

Rabu,23 Desember 2020

BACAAN ALKITAB HARI INI

Ibrani 12:1-15

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Yehezkiel 26

AYAT HAFALAN

Efesus 4:31-32

RENUNGAN INSPIRASI

Banyak orang tidak tahu bahwa mereka memendam kepahitan. Biasanya mereka tidak bahagia tetapi tidak tahu alasannya. Kepahitan disebabkan oleh rasa sakit yang disimpan terhadap orang lain atau terhadap suatu situasi.  Kepahitan memiliki cara yang kuat untuk berakar. Seorang ibu 92 tahun, sudah selama 50 tahun menceritakan berulang kali bagaimana kakaknya tidak memberinya uang yang ia butuhkan untuk membeli sepasang sepatu. Ia menceritakannya berkali-kali sehingga ia hafal setiap rincian dan membuat seolah kejadian itu seperti terjadi beberapa hari yang lalu. Satu pesan yang jelas, ia belum memaafkan kakaknya akan peristiwa itu. Seperti magnet, kisah yang ia ceritakan menariknya kembali ke semua luka dan ketidakadilan.

               Kepahitan mungkin dimulai dari hal kecil, tetapi jika kita terus mengulangnya dalam pikiran kita,  maka hal tersebut akan membuat luka lebih dalam lagi di dalam hati kita, dan kita pun meminta dukungan dan pembenaran dari orang-orang yang bersedia mendengarkan cerita kita. Kita menjadi begitu terbiasa dengan kepahitan tersebut sehingga kita bahkan merasa nyaman di dalamnya. Tetapi kepahitan hanya akan menghancurkan kita. Ketika kita membiarkan kepahitan tumbuh dalam hidup kita, kepahitan itu akan memperbudak kita dan mencuri sukacita dan damai sejahtera yang Tuhan sediakan bagi kita. Semakin lama kita berada di dalam kepahitan itu, semakin besar kekuatan yang dimilikinya atas hidup kita. Mari kita jujur ​​di hadapan Tuhan dan mengakui kepahitan yang kita miliki. Mintalah anugerah Tuhan untuk mengampuni dan membebaskan kita, menghapus kepahitan kita menggantinya dengan damai dan sukacita-Nya. Percayalah, tidak ada yang tertanam begitu dalam di hati kita yang Tuhan tidak dapat jangkau. Tidak ada bagian dalam hidup kita yang begitu menyakitkan sehingga kasih karunia Tuhan tidak dapat memberikan kesembuhan total. Tidak ada pelanggaran yang dilakukan terhadap kita yang begitu keji sehingga kasih Tuhan tidak dapat memungkinkan kita untuk mengampuni. Tidak peduli apa yang telah dilakukan seseorang kepada kita, Tuhan dapat memberi kita kekuatan untuk mengampuni mereka sebagaimana Tuhan juga telah mengampuni kita. [EH]

REFLEKSI DIRI

1. Selidiki hati dan periksa apakah Anda memendam kepahitan.
2. Bagaimana Anda mengatasi kepahitan yang Anda alami?

POKOK DOA

Bapa di sorga, terima kasih untuk kasih dan pengampunan-Mu di dalam hidupku. Tolong aku untuk dapat mengampuni seperti Tuhan sudah mengampuni aku. Dalam nama Tuhan Yesus Kristus. Amin

YANG HARUS DILAKUKAN

Menghapus semua kepahitan dengan melepaskan pengampunan kepada mereka yang telah menyakiti Anda.

HIKMAT HARI INI

“Pengampunan memutuskan rantai kepahitan akan kesombongan, mengasihani diri sendiri, dan dendam yang hanya mengarahkan kita kepada keputusasaan, keterasingan, hubungan yang rusak dan hilangnya sukacita.” – John MacArthur
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com