SAY NO TO PORNOGRAPHY

Senin,24 Februari 2020

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Mazmur 47

AYAT HAFALAN

1 Tesalonika 4:3

RENUNGAN INSPIRASI

Globalisasi semakin cepat dan teknologi terus berkembang, pornografi semakin mudah di akses dimana saja. Survei Badan Litbang Kesehatan bekerja sama dengan UNESCO menunjukan sebanyak 5,6% remaja Indonesia sudah melakukan seks pranikah, serta survei adiksi pornografi di DKI Jakarta dan Pandeglang menunjukkan sebanyak 96,7% remaja telah menonton pornografi, dan 3,7% remaja mengalami adiksi pornografi. Secara fisiologis anatomis, kecanduan pornografi lebih berbahaya dibandingkan kecanduan narkoba dan alkohol. Jika kecanduan tersebut terus dibiarkan, maka berakibatkan pada tindakan percabulan dan seks pra menikah. Tantangan pada remaja saat ini adalah menahan hawa nafsu terhadap hal yang bersifat percabulan.

Jemaat Tesalonika mengalami ancaman serupa, berusaha untuk hidup kudus dan mencerminkan orang percaya, mereka terancam dan tergoda pada budaya seks bebas di sekitar mereka. Paulus memberi pesan kepada jemaat Tesalonika untuk menjauhi percabulan dan mengikuti ajaran Yesus dengan setia. Yesus menetapkan standar yang tinggi terhadap perilaku seksual, bahkan memandang wanita serta mengiginkannya sudah membuat seseorang berzinah di dalam hatinya (Matius 5:27-28). Perzinahan, percabulan atau seks sebelum nikah adalah hal yang tidak dikehendaki oleh Tuhan. Sebagai pengikut Kristus yang belum menikah, marilah kita katakan tidak kepada pornografi sebagai tindakan dosa. Kita harus menjauhkan diri terhadap godaan pada hal-hal yang bersifat pronografi dan terus belajar untuk hidup kudus seperti Dia yang kudus (1 Petrus 1:15). Mintalah tuntunan Roh Kudus, agar sobat muda mampu melakukan kehendak-Nya yaitu hidup dalam kekudusan. Percayalah Tuhan pasti akan memakai hidupmu secara maksimal dan luar biasa. [IR]

Apa yang kamu rasakan ketika melihat hal yang berbau pornografi? Saat kamu menyadari hal ini celah dosa, bukankah kamu harus mengalahkannya? Apa yang sobat muda harus lakukan ketika tergoda untuk melakukan dosa tersebut?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com