Kasih itu Sabar

Jum'at,08 Februari 2019

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Bilangan 27

AYAT HAFALAN

1 Korintus 13:4

RENUNGAN INSPIRASI

Berpacaran adalah masa pengenalan antara pria dan wanita dengan tujuan pernikahan. Dalam proses pengenalan tersebut kedua pribadi harus belajar saling menyesuaikan diri dan sabar antara satu dengan lain. Sabar bukanlah perasaan tapi keputusan yang kita ambil sebagai tanda bahwa kita mengasihi pasangan.

Di dalam firman Tuhan, Amsal 16:32 orang sabar dianalogikan melebihi seorang pahlawan. Sobat muda pasti tahu sulitnya seseorang menjadi pahlawan. Saat berperang, seorang pahlawan berjuang mati-matian untuk mengalahkan musuh. Kemudian disebutkan orang yang menguasai dirinya, melebihi orang yang merebut kota. Disini kita dapat memahami bahwa tidak mudah untuk menjadi orang yang sabar, butuh perjuangan dan kegigihan. Bagi sobat muda yang dalam masa pendekatan, bila kamu benar-benar mengasihi seseorang, bisakah kamu menunggu si dambaan hati untuk menjadi kekasih kamu?  Bagi kamu yang sedang dalam berpacaran, apakah kamu mau sabar dengan pasanganmu untuk berubah? Bisakah kamu sabar menunggu saat sang kekasih asyik mencari aksesoris, baju, sepatu (untuk pria) atau mencari alat-alat dan aksesoris motor atau mobil, handphone, komputer (untuk wanita)? Dan yang terakhir, bisakah kalian sepasang kekasih mau menunggu membuka “kado dari Tuhan” sampai di hari pernikahan “malam pertama”?  (FD)

YANG PERLU DIRENUNGKAN

Apakah bukti dari kamu mengasihi seseorang? Sudahkah sobat muda dalam berpacaran sabar untuk tidak melakukan hubungan seks sampai nanti waktunya diberkati Tuhan?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com