KASIHILAH TUHAN

Sabtu,24 November 2018

BACAAN ALKITAB HARI INI

Ulangan 11:13-21

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Keluaran 18

AYAT HAFALAN

Yohanes 14:15

RENUNGAN INSPIRASI

Jika berkunjung ke Israel, ada satu hal yang menarik perhatian ketika melihat benda yang terpajang di setiap tiang pintu sebelah kanan. Ternyata benda tersebut adalah mezuzah, sepotong perkamen bertuliskan ayat Ibrani tertentu dari Taurat. Di dalam mezuzah diletakkan dua bagian dari Kitab Ulangan, yang ditulis oleh penulis khusus Kitab Suci di atas sepotong perkamen. Bagian pertama adalah Ulangan 6:4-9, yang dikenal sebagai “semboyan” bagi iman orang-orang Yahudi, yang disebut “Shema”. Adapun bunyi ayat ini, “Dengarlah, hai orang Israel: TUHAN itu Allah kita, TUHAN itu esa!” Ayat ini selanjutnya diikuti dengan perintah untuk mengasihi Tuhan, memperhatikan perintahNya, memperkatakannya, mengajarnya kepada anak berulang-ulang dalam berbagai keadaan, dan menjadikannya sebagai tanda, termasuk di tiang pintu. Bagian kedua adalah ayat dari Ulangan 11:13-21, yaitu kesungguhan untuk memperhatikan perintah Tuhan dan janji Tuhan. Satu ciri tetap dari setiap mezuzah yaitu terdapat huruf Ibrani “Shin” atau huruf “S”, baik dalam bentuk sederhana maupun ukiran yang indah. Shin adalah singkatan dari nama Tuhan, yaitu Shaddai atau Maha Besar. Merupakan tradisi bahwa seseorang akan menyentuh mezuzah ketika masuk dan keluar dari suatu bangunan. Mezuzah ini bertujuan sebagai pengingat akan “Shema” dan perintah untuk mengasihi Tuhan dengan segenap hati.

Mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa adalah mutlak bagi kita orang percaya, dan perwujudannya adalah ketika kita dengan setia melakukan setiap perintah-Nya. Mengasihi Tuhan dan menaati perintah-Nya bagaikan dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Namun, harus diakui ada masanya kita sulit untuk melakukan perintah Tuhan, karena perintah-Nya kerap kali bertentangan dengan kemauan kita. Contohnya, kemauan kita mendorong untuk membenci orang yang membenci kita, sebaliknya perintah-Nya mengajar kita untuk tetap mengasihi, mengampuni, memberkati. Namun ketika kita merasa berat untuk melakukan perintah-perintah Tuhan, ingatlah bahwa setiap perintah tersebut pada puncaknya memiliki janji Tuhan yang baik buat kita. Janji Tuhan inilah yang seharusnya menjadi pendorong agar kita tetap semangat dalam menaati perintah-Nya. (RS)

REFLEKSI DIRI

1. Sudahkah kita mengasihi Tuhan dengan segenap hati dan jiwa, serta melakukan setiap perintah-Nya dengan setia?
2. Adakah janji Tuhan bagi kita yang hidup dengan setia di dalam menaati perintah-Nya?

POKOK DOA

Ya Bapa, terima kasih telah mengasihiku apa adanya dengan kasih yang luar biasa, mampukanlah aku mengasihi-Mu dengan segenap hati dan jiwaku. Dalam nama Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Kasihilah Tuhan dengan setia melakukan perintah-perintah-Nya meskipun terkadang terasa sulit, karena di dalamnya terkandung janji Tuhan yang mulia.

HIKMAT HARI INI

Perintah-perintah Tuhan adalah perwujudan dari kasih-Nya bagi kita, dan kepatuhan terhadap perintah-Nya adalah ungkapan kasih kita bagi-Nya.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com