MILIKI KESATUAN HATI

Selasa,16 Oktober 2018

BACAAN ALKITAB HARI INI

Lukas 5:17-20

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Kejadian 29

AYAT HAFALAN

Matius 18:19

RENUNGAN INSPIRASI

Bacaan firman Tuhan kita hari ini mengisahkan tentang seorang lumpuh yang disembuhkan oleh Yesus setelah dia diturunkan dari atap rumah. Saat itu, ketika tersiar kabar bahwa Yesus sedang ada di rumah, maka orang banyak berbondong-bondong datang, hingga rumah itu begitu penuh sesak. Seorang lumpuh yang dibawa oleh teman-temannya untuk bertemu dengan Yesus di rumah, mendapati bahwa hampir tidak mungkin mereka dapat menembus kerumunan itu. Tetapi teman-teman si lumpuh ini sepakat untuk menolong hingga akhir dan mereka tidak menyerah. Mereka kemudian memanjat ke atap, lalu membongkar atap dan menurunkan teman mereka yang lumpuh itu perlahan-lahan tepat di hadapan Yesus. Iman serta usaha yang dilakukan oleh teman-teman si lumpuh ini tidak sia-sia. “Ketika Tuhan Yesus melihat iman mereka [teman-temannya]...” maka Dia menyembuhkah orang lumpuh itu (Lukas 5:20). 
Di dalam Alkitab, ada banyak kisah orang yang mengalami kesembuhan karena imannya kepada Yesus. Namun kisah yang kita baca ini cukup unik. Alkitab mencatat bahwa Yesus menyembuhkan orang lumpuh itu atas dasar iman teman-temannya. Hal ini memberikan pelajaran kepada kita bahwa kesehatian dapat mendatangkan mukjizat Tuhan. Betapa pentingnya memiliki sikap sehati dan peduli satu sama lain. Dalam komunitas orang percaya, tak jarang kita mendapati saudara seiman yang sedang mengalami pergumulan. Mungkin karena sakit, bergumul tentang pekerjaan, keadaan finansial atau pergumulan tentang keluarga. Saat kita mengetahui hal itu, kita harus bersehati untuk mengulurkan bantuan dan memberi dukungan kepadanya. Baik itu dalam doa, penghiburan dan pertolongan lainnya bila diperlukan. Berinisiatiflah untuk menjadi penggerak kesatuan dalam komunitas Anda, milikilah sikap peduli satu sama lain. Karena dalam kesatuan hati, berkat dan mukjizat Tuhan dicurahkan. (EV) 

REFLEKSI DIRI

1.Apakah komunitas Anda sekarang sudah memiliki kesatuan hati? Mengapa demikian?
2.Langkah apa yang hendak Anda lakukan untuk membangun kesatuan hati di dalam komunitas Anda?

POKOK DOA

Bapa di sorga, ajarku untuk menjadi pribadi yang berinisiatif membangun dan menjaga kesatuan hati di dalam setiap komunitasku. Aku percaya, di dalam kesatuan selalu ada mukjizat dan berkat-Mu. Dalam nama Tuhan Yesus. Amin.

YANG HARUS DILAKUKAN

Usahakanlah untuk memiliki kesatuan hati dalam komunitas yang ada, baik itu dalam keluarga, CORE, tim kerja, maupun dalam lingkup pelayanan. Singkirkan sikap mementingkan diri sendiri agar kesatuan hati dapat tercapai.

HIKMAT HARI INI

Komunitas tanpa kesatuan hati sama seperti kereta kuda yang ditarik oleh kuda-kuda yang memiliki arah tujuan yang berbeda.
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com