Am I Trustworthy?

Kamis,15 Februari 2018

BACAAN NDC BIBLE STUDY

Lukas 2

AYAT HAFALAN

Maleakhi 2:15

RENUNGAN INSPIRASI

Dalam sebuah berita yang dimuat dalam harian Republika pada 22 Januari 2014,  “Ketidaksetiaan” adalah kata kunci yang kerap menjadi pemicu utama retaknya rumah tangga. Prof. Dr. Dadang Hawari, seorang konsultan pernikahan, menunjukkan bahwa kasus-kasus perceraian pada umumnya diakibatkan oleh ketidaksetiaan pasangan. ”Sebagian besar didominasi oleh ketidaksetiaan para suami. Istri juga ada, tapi lebih sedikit,” ujarnya kepada Republika. Dari pengalamannya membuka praktik konsultasi keluarga selama ini, beliau menemukan bahwa dari seluruh kasus retaknya perkawinan yang disebabkan oleh perselingkuhan, 90% dilakukan oleh suami dan 10% oleh isteri. Mengutip data dari Departemen Agama, Dadang menyebutkan, setiap tahun hampir 50 ribu pasangan suami-isteri di Indonesia mengajukan gugatan cerai. Dari jumlah itu, 20 ribu di antaranya berhasil diselamatkan oleh bimbingan yang dilakukan oleh BP4 (Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan), sementara sisanya berakhir dengan perceraian. Dari data diatas, jelas dapat kita pelajari, betapa pentingnya untuk menjadi seorang yang dapat dipercaya (trustworthy). 

Sobat muda tentu bertanya apa hubungannya, menjadi seorang yang dapat dipercaya dengan masa pacaran? Penting bagi kamu untuk dapat menjadi pribadi yang dapat dipercaya, karena ketika kamu terbiasa bersikap tidak jujur saat masa berpacaran, maka hal itu akan terus terbawa ke dalam pernikahan. Oleh sebab itu, kamu perlu melatih diri menjadi pribadi yang trustworthy sejak masa pacaran. Jadilah pribadi yang perkataannya dapat dipegang, tepati janji yang sudah kamu ucapkan dan jangan ada hal yang kamu tutup-tutupi. Bila kamu dapat menjadi pribadi yang dapat dipercaya oleh calon pasanganmu dalam masa pacaran, maka niscaya pernikahanmu pun akan menjadi pernikahan yang kokoh. (FD)

YANG PERLU DIRENUNGKAN

Apakah sobat muda selama ini telah menjadi pribadi yang “trustworthy” dalam hubungan? Hal apa saja yang menjadi kendala saat Anda melakukannya? Apa yang terjadi bila sobat muda belajar menjadi pribadi yang “trustworthy”?
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com