Feb 2019 / THE JOURNEY OF LOVE

Allah Bapa mengasihi umat-Nya dengan luar biasa, jauh melebihi kapasitas yang dapat dibayangkan manusia. Siapa di antara manusia yang dapat mengerti kemurahan Allah? Allah sungguh mengasihi manusia; meskipun Ia mengenal kita masing-masing secara pribadi dengan segala ketidaksempunaan kita,  Ia tetap mengasihi kita dengan cara-Nya yang sempurna.

Dalam Lukas 15, Yesus memberikan 3 perumpaan yang menggambarkan betapa kasih Allah sulit diterima nalar. Lukas 15:4-7 mengisahkan seorang gembala yang meninggalkan 99 domba untuk mencari seekor yang yang tersesat di padang gurun. Apakah seorang gembala biasa akan melakukan hal ini? Inti dari perumpaan ini adalah kasih Allah yang tidak dapat dipahami. Ia mengasihi manusia terutama yang tersesat.

Sama halnya dengan perumpaan dalam Lukas 15:8- 10. Seorang wanita menyapu rumah dan mencari satu dirham dengan cermat. Sebagai gambaran, nilai satu dirham bila dikonversikan ke dalam mata uang rupiah saat ini tidaklah lebih dari lima ribu rupiau saja. Yang lebih tidak masuk akal lagi adalah setelah menemukan koin tersebut, wanita tersebut merayakannya dengan para sahabat dan tetangganya. Tetapi di sinilah inti dari perumpaan tersebut. Allah tidak menghitung harga. Tertulis dalam Yohanes 3:16, Ia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal untuk manusia. Ini benar-benar tidak dapat dijelaskan dengan pikiran manusia yang terbatas.

Perumpamaan ketiga adalah tentang anak bungsu yang meminta warisan kepada ayahnya yang masih sehat, dan hebatnya sang ayah mengabulkan permintaan anaknya. Dalam budaya Yahudi, permintaan anak ini adalah suatu permintaan yang sangat kurang ajar dan dapat dikategorikan sebagai suatu kedurhakaan kepada orangtua. Kemudian, ketika anak itu menjadi miskin dan sengsara, dan akhinya memutuskan untuk pulang, sang ayah berlari untuk menyambut dan mengadakan pesta baginya.  Tidak dapat dimengerti besarnya kasih ayah tersebut kepada anaknya yang sebenarnya tidak layak untuk menerima kasih ayahnya. Sama dengan Allah Bapa di surga, sungguh pun tidak ada manusia yang layak untuk menerima kasih-Nya, kasih Allah adalah unconditional love, karena  Allah itu sempurna dan kasih-Nya juga sempurna.

Sebagai orang yang dikasihi Allah, Anda harus mengerti cara pandang Allah kepada diri Anda. Allah telah mengutus Anak-Nya untuk mati bagi Anda dan saya, serta menawarkan kasih yang tidak berkesudahan. Kisah cinta biasanya menceritakan sepasang kekasih yang berjuang untuk cinta mereka. Kita adalah bagian dari kisah cinta Allah. Ia tahu hati dan keinginan Anda yang terdalam. Ia mau membangun hubungan yang mesra dengan Anda, bukan dengan paksaan, tetapi Ia menunggu sampai Anda menyambut kasih-Nya.

Apakah Anda pernah berpikir betapa berharganya Anda di mata Allah?  Bagaimana Anda begitu berarti bagi Allah? Mengapa Allah begitu menginginkan Anda? Di tengah kesibukan, tantangan, dan masalah di dalam hidup Anda, Allah melihat Anda dan menunggu Anda melihat kepada-Nya. Ia ingin melakukan hal-hal yang dashyat dalam kehidupan Anda. Bahkan saat ini, Allah menempatkan Anda di waktu dan tempat tertentu untuk melaksanakan misi-Nya.

Setiap Anda memiliki peran dalam misi Allah. Allah telah memanggil, memperlengkapi dan membimbing Anda dalam kasih, dan misi Anda adalah juga untuk mengasihi.  Mengasihi merupakan tindakan yang harus Anda lakukan sebagai respons kepada kasih Allah. 1 Yohanes 4:7, “Saudara-saudaraku yang kekasih, marilah kita saling mengasihi, sebab kasih itu berasal dari Allah; dan setiap orang yang mengasihi, lahir dari Allah dan mengenal Allah.”

Walaupun terkadang mengasihi bukanlah perkara yang mudah. Kasih itu sabar, kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. Ia tidak melakukan hal yang tidak sopan dan tidak mencari keuntungan diri sendiri. Ia tidak pemarah dan tidak menyimpan kesalahan orang lain.  Ia tidak bersukacita karna ketidakadilan tetapi karena kebenaran. Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu (1 Korintus 13:4-7).

Anda seringkali diperhadapkan dengan berbagai tantangan untuk dapat bersabar, menguasai diri dan untuk dapat mengampuni. Saat Anda merasa sulit untuk mengasihi, ingat 1 Yohanes 4:19, “Kita mengasihi, karena Allah lebih dahulu mengasihi kita.” Mari bergabung di dalam the Journey of Love. [EH]

Crazy Love
by Chris McClarney

 

Let me listen to Your melodies  
The beauty falling from eternity  
Pull me closer with Your gravity  
The weight of who You are  
The weight of who You are  
Let me wonder in the mystery  
Take me out beyond what I can see  
The reaches of Your love  
The reaches of Your love  
  
There’s nothing that can change it  
Your love, Your love  
There’s no one that could tame it  
Your crazy love  
Oh, what could separate us from  
Your love, Your love  
This crazy love  
  
You spoke it all into existence  
You hold it all between your fingertips  
Still your love it is so intimate  
The reaches of Your love  
The reaches of Your love  
  
What can break addiction  
Your love, Your love  
What can heal diseases  
Your crazy (perfect) love  
What could separate us from  
Your love, Your love  
This crazy love

 

©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com