November 2018 / ON PROGRESS

Saat seseorang menerima Yesus sebagai Juruselamat, ia memulai perjalanannya sebagai orang percaya. Keselamatan adalah pintu menuju kehidupan yang baru, kehidupan yang berlandaskan hubungan pribadi dengan Tuhan menuju keserupaan dengan Kristus. Kehidupan yang baru ini merupakan perjalanan panjang yang memerlukan proses dan waktu yang tidak sebentar, dan seringkali disertai dengan berbagai tantangan dan cobaan.

Setelah langkah pertama perjalanan iman ini diambil, bagaimana agar perjalanan ini tetap ‘ON PROGRESS’?

ON PROGRESS berarti menjadi semakin dekat kepada dan semakin serupa dengan Yesus. Ini tidak terjadi secara spontan, dibutuhkan kesabaran, kedisiplinan, dan keteguhan. “Kamu telah menerima Kristus Yesus, Tuhan kita. Karena itu hendaklah hidupmu tetap di dalam Dia. Hendaklah kamu berakar di dalam Dia dan dibangun di atas Dia, hendaklah kamu bertambah teguh dalam iman yang telah diajarkan kepadamu, dan hendaklah hatimu melimpah dengan syukur.” Kolose 2:6-7

Berikut ini beberapa pertanyaan yang dapat Anda tanyakan pada diri Anda sendiri untuk melihat apakah perjalanan iman Anda mengalami ‘PROGRESS’ yang sesuai dengan kehendak Allah.

Bagaimana Anda berdoa? Sudahkah Anda berdoa dengan penuh iman?
Pertanyaannya bukan hanya apakah Anda berdoa. Dalam Lukas 18, Yesus memberikan perumpamaan tentang doa dan di akhir pengajaran-Nya Ia bertanya, “Jika Anak Manusia itu datang, adakah Ia mendapati iman di bumi?” Ia tidak bertanya apakah Ia akan mendapati doa di bumi. Doa dilakukan oleh banyak orang. Tetapi apakah Anda percaya Allah dapat melakukan lebih dari yang Anda pinta atau pikirkan (Efesus 3:20).

 

Bagaimana Anda melayani Tuhan selama ini? Adakah api kasih mula-mula itu masih menyala dalam hati Anda?
Jagalah hati Anda agar tidak kehilangan kobaran api kasih mula-mula Anda. Jangan sampai kita menjadi sama seperti jemaat di Efesus yang begitu tekun dalam melayani Tuhan, sabar menanggung penderitaan, tetapi mereka malah kehilangan kasih mereka yang semula (lihat Wahyu 2:1-4).

 

Sudahkah Anda mengusahakan pembaruan manusia rohani Anda?
 “Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.” 2 Korintus 4:16. Secara alamiah manusia jasmani kita semakin lama pasti akan semakini merosot kemampuannya. Tubuh manusia yang semakin tua tidak lagi memiliki kekuatan yang sama seperti saat masih muda. Tetapi berbeda halnya dengan manusia rohani kita, yang harus semakin lama semakin kuat. Semakin tua usia manusia rohani kita, sudah seharusnya menjadi semakin kuat dan matang karena mengalami pembaruan dari hari ke hari.

 

Sudahkah kita mengakui dosa-dosa kita dengan kerendahan hati?
Hidup dalam pertobatan bukanlah hidup dengan penyesalan, melainkan hidup yang bertumbuh dan merjalan maju ke arah Kristus. Roh Kudus akan terus membukakan mata rohani Anda sehingga Anda dapat semakin serupa dengan Kristus. Proses ini membutuhkan kerendahan hati sehingga Anda dapat mengakui dosa-dosa yang dapat menghalangi pertumbuhan Anda untuk menjadi semakin serupa dengan Dia.

 

Adakah hati Anda selalu dipenuhi dengan pujian dan ucapan syukur?
Dalam perjalanan hidup ini, akan ada banyak hal yang kita hadapi. Musim demi musim kehidupan, badai, angin kencang, gelombang, pasang-surut kehidupan, puncak gunung dan lembah, semua itu akan kita lalui. Dalam Filipi 4:4 rasul Paulus berpesan kepada kita agar bersukacita senantiasa di dalam segala hal. Saudara, milikilah hati yang panuh dengan ucapan syukur dan pujian kepada Tuhan, dengan demikian, apa pun yang Anda hadapi dalam kehidupan ini, sukacita Tuhan tidak akan pernah berhenti mengalir.

 

Sudahkah Anda belajar untuk memberi dengan kasih?
Seseorang dapat memberi tanpa mengasihi, tetapi seseorang yang mengasihi tidak mungkin tidak memberi. Dengan memberi, Anda menunjukkan kasih Anda kepada Kristus. Allah begitu mengasihi kita, umat-Nya, sehingga Dia memberikan Anak-Nya yang tunggal untuk mati sebagai ganti dosa-dosa kita. Apa yang sudah Anda berikan kepada Allah? Bila Anda menginginkan pertumbuhan, maka harus ada benih yang ditabur. Bila Anda menabur waktu, maka Anda akan menuai banyak waktu. Bila Anda menabur hidup Anda sebagai benih di ladang Tuhan, maka niscaya hidup itu pasti akan bertumbuh dan berbuah 30, 60, bahkan 100 kali lipat.

Adakalanya Anda merasa lelah dan patah semangat dalam menjalani perjalanan iman ini. Tetapi, bila Anda berjalan bersama dengan Tuhan Yesus, maka Dia akan menyertai perjalanan iman Anda, menuntun langkah Anda dan memberikan kekuatan. Seperti yang tertulis dalam Filipi 1:6“Akan hal ini aku yakin sepenuhnya, yaitu Ia, yang memulai pekerjaan yang baik di antara kamu, akan meneruskannya sampai pada akhirnya pada hari Kristus Yesus.”

Saat Anda melihat buah Roh mulai keluar dari dalam kehidupan Anda, itu berarti perjalanan iman Anda sedang ‘ON PROGRESS’. Meskipun kadang kita merasa pertumbuhannya begitu lambat, tetapi sesungguhnya pertumbuhan itu tidak perbah berbicara mengenai cepat atau lambat. Pertumbuhan berbicara mengenai perubahan. Perubahan ke arah yang lebih baik dari sebelumnya. Jangan pernah menyerah dalam menjalani proses pertumbuhan iman menuju keserupaan Anda kepada Kristus. Terus berjalan bersama dengan Tuhan, tetap “On Progress” hari lepas hari. (EH & HS)

©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com