September 2018 / WISDOM SEEKER

Di dalam Alkitab, hikmat disebut sebagai harta yang harus dicari karena lebih berharga dari kekayaan (Amsal 3:13-18) dan bersumber dari Allah (Roma 16:27). Ketika Salomo ditunjuk menjadi raja dan diberikan kesempatan oleh Allah untuk meminta apa pun juga yang dia inginkan, maka Salomo memilih untuk meminta hikmat kepada Allah, dan Allah pun memberikan hikmat kepadanya, sehingga Salomo menjadi raja yang paling berhikmat sepanjang masa.

Secara umum hikmat terdiri dari pengetahuan, wawasan dalam memandang situasi dan kemampuan untuk meyelesaikan masalah yang apabila digabungkan merupakan kunci sukses dalam hidup. Hikmat merupakan kapasitas mental, sikap dan kehendak.

Mengapa kita membutuhkan hikmat?

Bagaimana karakter orang yang berhikmat?

 “Permulaan hikmat adalah takut akan Tuhan, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.”
Amsal 9:10

Takut akan Tuhan berarti selalu meminta perlindungan, sukacita dan pengharapan hanya dari Tuhan; selalu percaya dan mengandalkan Tuhan. Takut akan Tuhan, bukan hanya langkah awal dari hidup dengan hikmat, tetapi juga merupakan karakteristik dari hikmat.

“Jikalau keangkuhan tiba, tiba juga cemooh, tetapi hikmat ada pada orang yang rendah hati.”
Amsal 11:2

Kerendahan hati merupakan dasar dari hikmat karena orang yang rendah hati mau belajar dan terbuka pada perubahan dan pertumbuhan. Orang yang angkuh sulit untuk mengakui kesalahan dan kebutuhannya akan pertumbuhan, tetapi orang yang rendah hati terbuka untuk nasihat dan siap untuk dikoreksi dan mengikuti kebenaran.

 

“Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya,
ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.”

Matius 7:24

Orang yang memiliki hikmat akan selalu mendengar dan melakukan Firman Tuhan. Hikmat adalah mendengarkan dan melakukan Firman Tuhan. Orang yang mau mendengar dan melakukan Firman Tuhan adalah orang yang rendah hati dan selalu mengandalkan Tuhan.Hikmat juga mencakup penilaian yang dewasa. Hikmat membutuhkan pembaharuan budi (Roma 12:2) yang akan memampukan orang percaya untuk menguji dan mengikuti kehendak Tuhan, seperti juga yang tertulis dalam Kolose 1:9, “Kami tidak berhenti-henti berdoa untuk kamu. Kami meminta supaya kamu menerima segala hikmat dan pengertian yang benar untuk mengetahui kehendak Tuhan dengan sempurna.”

Bagaimana agar mendapatkan hikmat?

Pertama, kita harus menginginkan hikmat, artinya kita akan melakukan segala upaya untuk mendapatkannya sepertinya yang tertulis dalam Amsal 2:4, Jikalau engkau mencarinya seperti mencari perak, dan mengejarnya seperti mengejar harta terpendam.”

Hal kedua yang perlu kita lakukan untuk mendapatkan hikmat adalah berdoa. Raja Salomo tidak terlahir sebagai orang yang berhikmat. Ia meminta kepada Tuhan (1 Raja-Raja 3:3-14). Daniel mengaku bahwa dirinya tidak memiliki hikmat (Daniel 2:30), tetapi Allah mengaruniakan hikmat kepadanya (Daniel 2:23). Tertulis dalam Yakobus 1:5, “Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakanya kepada Allah, yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit -, maka hal itu akan diberikan kepadanya.” Hikmat bukan merupakan sesuatu yang alami atau dibawa dari lahir. Hikmat merupakan anugerah Allah.

Selanjutnya kita perlu datang kepada Yesus. Yesus adalah hikmat Allah (1 Korintus 1:24, 30). Ia adalah kebenaran, jalan, dan hidup (Yohanes 14:6). Di dalam Dia tersembunyi segala harta hikmat da pengetahuan (Kolose 2:3). Untuk mengenal, mencintai dan mengikuti Yesus merupakan harta yang tidak ternilai.

Karena hikmat dimulai dari pengetahuan akan Firman Tuhan, kita harus membaca dan merenungkan Firman Tuhan dan melakukannya. [EH]

 

Wisdom from God

By Raymond Sides

The wisdom of God is the greatest wisdom that mankind will ever know,
And without the wisdom of God, mankind will never spiritually grow.

For in the word of God, His wisdom is written from the first page unto the last.
All mankind has to do is to read these pages, believe, pray, worship. and fast.

God will give us all, all the wisdom we need to meet our daily task,
But we must have faith without doubt, as we go to Him and for wisdom ask.

For if we go to God with doubt in our minds, while thinking wisdom we will receive,
We have gone to Him with a double-mind and ourselves we have deceived.

So if you lack wisdom, go to God in prayer, asking for it, without having any doubt,
And God will hear and answer your prayer by filling you with wisdom, while giving you a greater shout.

 

 

©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com