June 2018 / Good Night, Sleep Tight

Tidur merupakan satu hal yang sederhana, tetapi saat Anda tidak memberi perhatian sehingga tidur itu raib, maka tidur akan langsung menjadi topik besar dan menyita perhatian. Mengapa tidur itu penting?

Tidur memainkan peranan penting untuk kesehatan dan keseimbangan dalam hidup. Kualitas dari aktfitas Anda  bergantung pada apa yang terjadi pada saat Anda tidur. Dalam suatu penelitian terhadap para atlet basket menunjukkan tidur yang cukup dan berkualitas dapat meningkatkan kecepatan, ketepatan, rekasi dan ksehatan mental. Tidur juga mempengaruhi kosentrasi dan produtivitas, emosi, interaksi sosial, fungsi kekebalan tubuh, metabolisme glukosa, dan berat badan. Untuk anak-anak dan remaja, tidur juga mendukung pertumbuhan dan perkembangan.

Bayi membutuhkan 16 sampai 18 jam tidur setiap harinya. Anak-anak usia pra-sekolah tidur 10 sampai 12 jam per hari. Anak-anak usia sekolah tidur setidaknya 9 jam per hari, sedangkan orang dewasa sebaiknya tidur antara 7 sampai 9 jam per hari. Akan tetapi, banyak orang, yang semakin beranjak dewasa, mulai mengurangi nilai pentingnya tidur.. Seiring pertumbuhan umur, perlahan – lahan jam tidur semakin berkurang,  dan ada kesan ´bangga´ jika dapat menjalani hari dengan jam tidur yang lebih sedikit. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pernah berkata bahwa ia hanya membutuhkan 3-4 jam per hari untuk tidur. Perdana Menteri wanita pertama Inggris, ´argareth Thatcher, rata – rata hanya tidur selama 4 jam per hari, dan beliau mampu menorehkan banyak prestasi dalam hidupnya. Contoh – contoh seperti ini memunculkan persepsi ‘banyak tidur berarti lemah’. Randy Gardner pada tahun 1965, mampu bertahan tanpa tidur selama 264 jam sehubungan penelitian khusus ilmiah.

Kurang tidur memperlambat regenerasi tubuh, dan jika berlangsung secara permanen, dapat memicu produksi hormon stress, mengurangi metabolisme tubuh, dan berakibat penuaan tubuh secara dini. Tidur sama esensialnya dengan makan dan minum. Jika Anda selalu merasa lelah atau mengantuk dapat menunjukkan Anda kurang tidur.  

Kurang tidur dapat disebabkan oleh gangguan tdur yang berarti adanya gangguan pada siklus tidur atau kualitas tidur. Ada lebih dari 70 tipe gangguan tidur, tetapi yang paling umum adalah mendengkur, sleep apnea, insomnia, narkolepsi, restless leg syndrome, parasomnia.

Mendengkur
Kondisi ini muncul ketika aliran udara melalui hidup dan mulut terganggu dan dapat disebabkan oleh berbagai faktor di antaranya: saluran hidung yang terganggu, jaringan di daerah tenggorokan terlalu tebal misalnya karena gemuk atau pembesaran amandel, tonus oto yang buruk di bagian tenggorokan dan lidah.  Mendengkur bisa menyebabkan seseorang menjadi terbangun dari tidur dan kurang tidur.

Sleep Apnea
Kondisi ini muncul ketika pernapasan terganggu oleh dinding ternggorakan yang mengalami relaksasi dan menyempit ketika sedang tidur. Ada beberapa hal yang dapat dilakukan untuk mengatasi apnea tidur antara lain: berhenti merokok atau konsumsi minuman keras, menurunkan berat bada yang berlebih, menghindari obat penenang atau obat tidur, menghindari tidur dengan posisi terlentang.

Insomnia
Kondisi ini terjadi saat seseorang mengalami kesulitan untuk tidur atau sering terbangun pada malam hari atau dini hari. Insomnia dapat disebabkan oleh faktor gaya hidup, keadaan kamar tidur, gangguan psikologi, gangguan kesehatan fisik atau efek samping dari obat-obatan.

Nakolepsi
Kondisi ini melibatkan kelainan pada saraf yang mempengaruhi kendali seseorang atas waktu tidur dan bangun dengan gejala seperti: merasa mengantuk di siang hari, berhalusinasi, kelumpuhan tidur yaitu ketimampuan untuk bergerak atau bicara saat hampir tertidur atau ketika akan banguan dari tidur selama beberapa menit.

Restless Leg Syndrome
Kondisi yang ditandai dengan adanya keinginan yang tidak dapat dijelaskan untuk terus menggerakkan kaki yang terkadang disertai dengan sensasi kesemutan. Beberapa faktor yang diduga memicu terjadinya kondisi ini antara lain kehamilan umumya di trimester keita, penyakit kronis, pernyakit Parkinson, obat-obatan seperti antidepresan, antipsikotik dan antihistamin.

Parasomnia
Parasomnia adalah sekelompok gangguan tidur ayng ditandai dengan gerakan yang tidak normal, di antaranya: mimpi buruk, berjalan sambal tidur, menggeretakkan gigi,, mengompol, mengigau.

Tidur yang berkualitas tidak bisa dipaksakan, tetapi bisa dikondisikan. Untuk memiliki kualitas tidur yang baik, dan memudahkan tidur, Anda dapat mengikuti beberapa tips berikut ini:

  • Matikan peralatan elektronik 30 menit sebelum waktu tidur.
  • Jangan mengkonsumsi kafein sesudah makan siang.
  • Batasi asupan kopi hanya 2 cangkir sehari.
  • Jangan tidur dengan perut kosong, dan juga jangan makan berlebihan 3 jam sebelum waktu tidur.
  • Hindari tidur berlebihan di akhir pekan atau saat liburan.
  • Bangun pada jam yang sama setiap harinya.
  • Perbaiki lingkungan tempat Anda tidur: suhu ruangan, cahaya, tempat tidur.
  • Jaga gaya hidup yang aktif dan sehat dengan berolah raga secara teratur dan asupan gizi yang baik.
  • Hindari olahraga berat 3 jam sebelum waktu tidur.
  • Hindari tidur siang di atas jam 3 siang, dan batasi hanya sampai 1 jam.
  • Jangan memikirkan tentang masalah pada waktu tidur.
  • Jika Anda tidak tertidur dalam 20 menit, beranjak dari tempat tidur dan lakukan kegiatan relaksasi.
  • Lakukan kegiatan sebelum tidur yang membuat Anda relaks seperti: mendengarkan musik, membaca, dan lain-lain
  • Jika Anda terbangun di malam hari, jangan membuka mata atau melihat jam, Anda akan dapat tertidur lagi.
  • Jangan pasang jam dinding di kamar tidur.
  • Jangan berusaha terlalu keras untuk tertidur karena tidur harusnya berlangsung secara natural. (AK/EH)
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com