April 2018 / The Perfect Work of Jesus

Hanya sedikit orang yang menyangkal bahwa Pria yang dikenal sebagai Yesus Kristus adalah karakter sejarah yang nyata. Dampak yang Ia miliki dan terus ada pada manusia, tidak tertandingi. Seluruh sistem penanggalan dunia Barat memberi kesaksian akan realitas historisnya sehingga mayoritas orang yang hidup di bumi tahu tentang Yesus Kristus. Tapi siapa Pria ini dan apa arti penting dari hidup dan kematian-Nya? Apakah Dia hanya seorang guru agama yang hebat atau ada sesuatu yang lebih dari keberadaan-Nya yang harus kita ketahui?

Dari sejak awal, dalam kitab Kejadian, kita membaca tentang Seorang yang akan datang dan membalikkan efek dosa Adam. Kita membaca tentang 'benih' yang dijanjikan yang akan menghancurkan dampak dosa (Kejadian 3:15). Benih ini menjadi titik pusat dari janji-janji yang diberikan Allah kepada Abraham, Ishak dan Yakub - bahwa Ia akan menang atas musuh dan bahwa Ia akhirnya akan membawa berkat bagi semua bangsa di bumi (Kejadian 22:17-18). Harapan dari 'benih yang dijanjikan' ini diketahui oleh orang-orang Yahudi sebagai “Sang Mesias” atau sang Juruselamat. Banyak nubuatan yang diberikan oleh para nabi tentang Pribadi yang akan datang untuk membawa umat manusia kembali kepada Tuhan. Alkitab berbicara tentang bagaimana orang Israel dipilih oleh Allah dan bahwa Ia mendirikan Kerajaan bagi mereka di masa lalu. Namun karena ketidaktaatan bangsa Israel, maka kerajaan ini dihancurkan. Tetapi Alkitab mengajarkan bahwa Mesias akan menjadi orang yang akan memulihkan Kerajaan ini sekali lagi bagi Israel.

Ini adalah 'tujuan' yang Tuhan miliki dari awal yang menjadi kenyataan ketika Yesus dilahirkan. Pekerjaan besar Allah yang digenapi melalui Yesus Kristus, adalah berusaha untuk mendamaikan umat manusia kembali kepada diri-Nya lagi. Seperti yang dicatat oleh Injil Yohanes:

“Pada mulanya adalah Firman, dan Firman itu bersama Allah, dan Firman itu adalah Allah.” Yohanes 1:1

“Firman itu telah menjadi manusia, dan diam di antara kita, dan kita melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh kasih karunia dan kebenaran.”
Yohanes 1:14

Oleh karena itu, Yesus Kristus adalah 'daging'. Lahir sebagai seorang manusia. Dia menjalani kehidupan di mana dia dicobai untuk berbuat dosa seperti semua manusia lainnya, namun tidak seperti manusia lain, Dia tidak berbuat dosa. Dia adalah satu-satunya manusia yang pernah hidup yang 'tidak berbuat dosa' (1 Petrus 2:22). Dia memenuhi kehendak Allah dengan sempurna sehingga Dia adalah “gambar Allah yang tidak terlihat” (Kolose 1:15) dan dapat berkata, “Barangsiapa telah melihat Aku, ia telah melihat Bapa” (Yohanes 14:9).

Dia mati sebagai korban, suatu kematian yang paling menyakitkan dalam penyerahan sepenuhnya kepada kehendak Bapa. Mengapa Dia harus melakukan ini?

Ya, itulah cara Tuhan untuk membuka jalan keselamatan dan melepaskan manusia dari cengkeraman dosa akibat kejatuhan Adam. Hanya manusia yang memiliki kecenderungan untuk berdosa namun dapat mengatasi godaan itu sepenuhnya, yang dapat menjadi korban yang sempurna untuk menghapus dosa. Tidak ada orang lain yang dapat melakukan ini karena orang lain telah “berdosa dan kehilangan kemuliaan Allah” (Roma 3:23). Yesus benar-benar Pribadi yang unik. Dialah putra Allah yang diperanakkan dan lahir sebagai manusia.

Firman Tuhan berkata bahwa kematian adalah upah untuk dosa (Roma 6:23) dan oleh karena itu Allah membangkitkan Yesus dari kematian karena Dia tidak memiliki pelanggaran pribadi. Yesus harus mati karena Dia menanggung 'dosa terkutuk' - dosa yang kita semua wariskan dari Adam. Dalam kematian-Nya, Dia mengatasi dosa yang menghancurkan iblis “yang memiliki kuasa maut” (Ibrani 2:14).

Kebangkitan Yesus Kristus dari kematian membuka jalan keselamatan bagi semua orang yang beriman kepada-Nya. Dengan menghubungkan diri kita dengan Kristus melalui iman dan baptisan di dalam Injil, dosa-dosa kita dapat diampuni dan kita juga akan dibangkitkan dari kematian dan diberikan karunia hidup yang kekal. Dalam semua ini, benarlah Firman Tuhan yang menyatakan:

“Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman, dalam darah-Nya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya, karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya.”
Roma 3:25-26

Melalui hubungan dengan-Nya dalam iman dan baptisan di dalam nama-Nya, kita juga dapat menerima pengampunan atas dosa-dosa masa lalu kita dan beroleh kehidupan kekal.

Hanya melalui iman dan pemahaman yang benar tentang apa yang telah dilakukan Kristus, kita memiliki harapan akan hidup yang kekal.

“Dan jika Kristus tidak dibangkitkan, maka sia-sialah kepercayaan kamu dan kamu masih hidup dalam dosamu.”
1 Korintus 15:17

Kristus melakukan kehendak Tuhan dengan sempurna dan Dialah Pribadi yang harus menjadi teladan kita. Dia membayar harga yang mahal, dengan mengorbankan diri-Nya sendiri, agar kita memiliki kesempatan untuk menjadi satu dengan apa yang telah Dia lakukan. Melalui karya Kristus yang sempurna, kita beroleh keselamatan dan kehidupan yang baru.

“Dia yang tidak mengenal dosa telah dibuat-Nya menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah”
2 Korintus 5:21

“Dialah yang telah ditinggikan oleh Allah sendiri dengan tangan kanan-Nya untuk menjadi Pemimpin dan Juruselamat, supaya Israel dapat bertobat dan menerima pengampunan dosa.”
Kisah Para Rasul 5:31

Karena kebangkitan dan pemuliaan-Nya, Yesus memiliki untuk menghakimi umat manusia:

“Karena Ia telah menetapkan suatu hari, pada waktu mana Ia dengan adil akan menghakimi dunia oleh seorang yang telah ditentukan-Nya [Yesus Kristus], sesudah Ia memberikan kepada semua orang suatu bukti tentang hal itu dengan membangkitkan Dia dari antara orang mati.”
Kisah Para Rasul 17:31

“Aku telah mengatakannya kepada kamu, tetapi kamu tidak percaya; pekerjaan-pekerjaan yang Kulakukan dalam nama Bapa-Ku, itulah yang memberi kesaksian tentang aku.”
Yohanes 10:25

©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com