Maret 2018 / STRESS

Stress didefinisikan sebagai kondisi ketegangan mental atau emosional yang disebabkan tekanan yang berasal dari dalam diri atau dari luar.

Stress merupakan hal umum yang dialami banyak orang. Menurut penelitian 35% orang dewasa mengalami stress tingkat tinggi.

Beberapa kondisi fisik dapat menunjukkan gejala seseorang mengalami stress.

  • Jerawat
    Jerawat disebabkan oleh berbagai hal seperti perubahan hormon, bakteria, produksi minyak berlebih dan pori yang tersumbat. Tetapi, beberapa penelitian mengemukakan jerawat ada kaitannya dengan stress tingkat tinggi. Di kalangan pelajar, jerawat di masa ujian menjadi lebih parah, terutama untuk remaja pria. Saat stress, orang memiliki kecenderungan untuk lebih sering menyentuh wajah mereka, sehingga wajah terkena bakteri dan menyebabkan jerawat.
     
  • Sakit Kepala
    Penelitian juga menemukan hubungan stress dengan sakit kepala yang berfokus di bagian kepala atau leher. Stress yang makin tinggi menyebabkan bertambahnya lamanya atau seringnya sakit kepala yang dirasakan. Sakit kepala juga dapat disebabkan karena kurang tidur, dehidrasi atau konsumsi alkohol.
     
  • Sering Jatuh Sakit
    Jika Anda sering sakit, penyebabnya bisa jadi stress, karena stress mempengaruhi sistem kekebalan tubuh sehingga tubuh rentan terhadap infeksi.
     
  • Menurunnya Energi dan Insomia
    Cepat lelah dan menurunnya energi dapat disebabkan karena stress yang berkepanjangan. Stress dapat menyebabkan gangguan tidur dan insomnia yang akan berakibat pada rendahnya tingkat energi. Salah satu penelitian mengemukakan tingkat stress yang cukup tinggi di tempat kerja dapat mengakibatkan kegelisahan saat waktu tidur.

Berikut ini beberapa tips untuk mengurangi stress:

  1. Berolahraga
    Berolahraga merupakan cara yang ampuh untuk melawan stress. Memberikan stress pada tubuh Anda dapat mengatasi stress pikiran. Orang yang berolahraga secara rutin lebih jarang mengalami stress dibandingkan orang yang tidak berolahraga. Berolahraga menyebabkan tubuh Anda mengeluarkan endorfin yang memperbaiki mood dan bekerja seperti obat pereda sakit, sehingga hormon stress berkurang. Berolahraga juga memperbaiki kualitas tidur. Anda dapat memilih aktivitas yang Anda sukai. Kegiatan yang menggerakan kelompok otot besar secara berulang seperti berjalan atau jogging dapat menjadi obat stress yang cukup ampuh.
     
  2. Konsumsi Makanan untuk Otak
    Minum obat merupakan salah satu cara yang dilakukan untuk mengatasi stress.  Tetapi, dibandingkan dengan mengkonsumsi obat-obatan, ada beberapa jenis makanan yang telah terbukti secara ilmiah dapat mengurangi gejala stress yang diderita karena kandungan dalam makanan tersebut baik untuk otak, di antaranya: salmon, dark chocolate, chamomile, yoghurt, dan green tea.
     
  3. Menyalakan Lilin Aroma
    Aroma tertentu dapat membuat Anda merasa tenang dan membuat tidur Anda lebih baik.  Anda dapat memilih aroma lavender, mawar, chamomile, jeruk, atau kayu cendana.
     
  4. Mengurangi Kafein
    Setiap orang memiliki sensitivitas kadar kafein yang berbeda-beda. Kafein berlebih dapat meningkatkan stress. Kenalilah batas kadar kafein Anda, dan jangan mengkonsumsi melebihi batas tersebut.
     
  5. Menuliskan Masalah Anda
    Salah satu cara untuk mengatasi stress adalah dengan menuliskan hal-hal yang membuat Anda stress. Di samping itu, Anda juga perlu menuliskan hal-hal yang Anda syukuri. Rasa syukur dapat mengurangi stress karena Anda akan berfokus pada hal-hal positif dalam hidup Anda.
     
  6. Meluangkan Waktu Bersama Keluarga atau Teman
    Dukungan dari keluarga atau teman dapat membantu Anda menghadapi stress. Ketika Anda menjadi bagian dari suatu kelompok, Anda akan merasa diterima dan dihargai dan hal ini dapat membantu Anda melewati masa-masa sulit. Penelitian juga menunjukkan meluangkan waktu bersama keluarga atau teman menyebabkan seseorang memproduksi oxytocin, pereda stress alami.
     
  7. Tertawa
    Tertawa baik untuk kesehatan dan membantu mengurangi stress karena tertawa membawa oksigen ke dalam tubuh dan organ Anda dan membuat otot-otot Anda relaks. Tertawa juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mood Anda. Menonton acara yang lucu, bercanda bersama teman atau keluarga, dan menemukan humor dalam kehidupan sehari-hari akan membantu Anda tertawa dan meredakan stress.
     
  8. Mendengarkan Musik yang Menenangkan
    Mendengarkan musik yang beralun lambat, terutama musik instrumentalia,  dapat menenangkan tubuh dengan menurunkan tekanan darah, detak jantung, termasuk hormon stress. Suara alam juga dapat memberikan efek tenang. Anda dapat juga memilih musik yang Anda sukai.
     
  9. Tidak Menunda Pekerjaan
    Salah satu cara untuk mengatur tingkat stress Anda adalah dengan menyusun prioritas Anda dan tidak menunda-nunda pekerjaan. Menunda pekerjaan menyebabkan Anda bertindak secara reaktif, dan ini menyebabkan stress yang berpengaruh buruk pada kesehatan dan kualitas tidur Anda. Buat to-do-list dan tetapkan tenggat waktu yang masuk akal, dan kerjakan pekerjaan Anda satu per satu. Selesaikan apa yang Anda dapat selesaikan hari ini, berikan waktu yang cukup untuk setiap pekerjaan, karena multitasking dapat menjadi pemicu stress.
     
  10. Melatih Pernapasan
    Sistem saraf Anda dipengaruhi stress. Pada saat hormon stress diproduksi,  jantung Anda akan berdebar lebih cepat sehingga Anda akan bernapas dengan lebih cepat pula dan saluran darah menyempit. Latihan pernapasan dapat membantu Anda mengatur tubuh Anda untuk melakukan relaksasi. Ada beberapa macam latihan pernapasan di antaranya, pernapasan diafragma, pernapasan perut, pernapasan abdomen, dan latihan mengatur kecepatan pernapasan. Tujuan dari latihan pernapasan ini adalah memusatkan kesadaran Anda pada pernapasan Anda, sehingga Anda bernapas dengan lebih dalam dan lebih lambat. Ini membuat detak jantung Anda melambat, dan Anda akan merasa lebih tenang.
     
  11. Memiliki Hewan Peliharaan
    Menurut penelitian, orang yang memiliki hewan peliharaan memiliki tingkat stress yang lebih rendah dibandingkan dengan orang yang tidak memiliki hewan peliharaan. Berinteraksi dengan hewan peliharaan membantu Anda memproduksi oxytocin, yang membuat mood Anda menjadi positif. Memliki hewan peliharaan membuat Anda menjadi aktif dan memberikan Anda teman – semua hal yang membantu menurunkan tingkat stress.
     
  12. Menguyah Permen Karet
    Cara mengatasi stress yang paling mudah dan cepat adalah dengan mengunyah permen karet. Saat Anda mengunyah permen karet, gelombang otak Anda menyerupai gelombang otak saat Anda bersantai, dan mengunyah permen karet membantu peredaran darah ke otak.  (EH)
©2017 NDC Ministry. All Rights Reserved.
Powered by GerejaSoft.com